Minggu, 28 Desember 2014

Pengaruh Perkembangan Teknologi di Kalangan Pelajar

BAB I PENDAHULUAN

 A. Alasan Pemilihan Judul
 Saat ini teknologi sudah semakin maju. Komunikasi antar pulau, Negara bahkan benua, tidaklah sulit lagi dengan tersedianya jaringan global antar komputer yang dapat yang berkomunikasi dari berbagai lokasi di belahan dunia bernama internet. Internet terhubung dengan ribuan katalog perpustakaan sehingga penggunanya dapat meneliti ribuan database yang terbuka untuk umum. Namun kemunculan internet tersebut, tentu saja berdampak di kalangan masyarakat terutama remaja yang dalam proses belajar menerima arus globalisasi. Apalagi dengan tersedianya fasilitas-fasilitas akses internet di berbagai macam tempat yang di namai warung internet.

 B. Rumusan Masalah
 Rumusan masalah yang di angkat dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pengaruh internet bagi pada pelajar ?

C. Tujuan Penelitian 
1) Mengetahui pengaruh internet pada pelajar.
2) Menambah referensi pustaka sekolah.
3) Memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.

D. Pembatasan Masalah 
Dengan banyaknya kehadiran internet di lingkungan sekitar sekolah, tentu saja memberikan pengaruh positif dan negatif. Bila keseluruhan tersebut di bahas, akan menjadi kajian luas dan kompleks. Oleh sebab itu, penulis membatasi masalah dengan hanya meneliti “Pengaruh Internet Pada Pelajar”.

E. Metodologi
 Dalam pembuatan “Pengaruh Internet Pada Pelajar”. Penulis melakukan sedikit pendekatan dengan metode kepustakaan yaitu, metode dengan mengambil data dari bahan pustaka yang relevan dengan bahan penelitian. Selain itu metode yang di gunakan adalah metode observasi yaitu, metode dengan pengumpulan data dengan menggunakan indra.

BAB II LANDASAN TEORI

 A. Sejarah Internet Internet 
adalah jaringan global yang menghubungkan komputer-komputer di seluruh dunia untuk mengakses segala bentuk informasi yang tersedia di dalam katalog databasenya.

Internet di bentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika pada tahun 1969 melalui riset tentang bagaimana cara menghubungkan sejumlah komputer untuk membentuk jaringan organik yang di beri nama ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) yang bertujuan untuk keperluan militer. Kemudian pada tahun-tahun berikutnya jaringan ARPANET di kembangkan oleh berbagai ilmuwan di berapa negara belahan dunia. Untuk mempermudah akses penjelajahannya pada tahun 1990, Sir John Timothy “Tim” Berners Lee menemukan program editor dan browser yang dapat menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya yang membentuk sebuah jaringan bernama Worl Wide Web(WWW).

Internet di Indonesia baru masuk pada tahun 1990-an, saat itu jaringan internet di Indonesia lebih di kenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya.

Di tahun 1986-1987 awal perkembangan jaringan internet di kenal sebagai jaringan paket radio di Indonesia. Jaringan paket radio ini di gunakan secara individual oleh masyarakat tertentu terutama di golongan kelas atas. Di tahun yang sama pula muncul jaringan paket radio bernama w:ITB yang di kembangkan dengan memperoleh koneksi dari TelkomNet. Pada akhirnya masuklah jaringan internet dalam jaringan pendidikan di Indonesia. Pada tahun 2006, ada lebih dari 4000 sekolah di Indonesia yang tersambung ke internet. Dan hingga kini internet terus berkembang pesat secepat jaringan internet itu sendiri.

BAB III PEMBAHASAN 

A. Manfaat Internet Bagi Pelajar 
 1. Dampak Positif
Internet dapat merupakan sebuah layanan yang memudahkan kita menambah wawasan, berkomunikasi dan juga memudahkan kita untuk mencari suatu bahan yang mungkin sulit di cari secara nyata. Melalui akses internet ini, kita dapat menambah wawasan, berkomunikasi jarak jauh dan juga mencari informasi yang sangat kita butuhkan. Dengan kehadiran internet, maka memiliki dampak positif, terutama di kalangan pelajar :
a) Proses pembelajaran dalam sekolah menjadi menarik karena tidak monoton lagi melainkan lebih bervariasi.
b) Mendorong minat para pelajar untuk lebih aktif, kreatif, produktif, terampil dan mandiri terutama dalam mengembangkan bakat, seperti minat membaca dan menulis hal-hal positif dalam blog, catatan dan website.
c) Mempermudah mencari sumber pembelajaran yang lebih up to date (aktual).
d) Sebagai perpustakaan elektronik.
e) Sarana pendidikan mata pelajaran TIK.
f) Membantu para pelajar untuk mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan yang menunjang dalam proses pembelajaran di sekolah.
g) Bisa berkomunikasi dengan teman dari sekolah lain bahkan sharing tentang pendidikan di luar kota.

2. Dampak Negatif
Selain dampak positif, terdapat pula dampak negatif seperti cyber crime di dunia internet yang di alami pelajar antara lain:
a) Siswa jika kurang kontrol dari guru, biasanya membuka situs-situs pornografi.
b) Siswa cenderung menghabiskan waktu dan uang hanya untuk game online, chatting, download, surfing/browsing di waktu luang dan umumnya mereka mengalami kecanduan membuat malas belajar, mengerjakan tugas dan sebagainya.
c) Proses belajar terganggu karna siswa diam-diam menggunakan akses hotspotatau internet via ponsel hanya untuk twitter, plurk, facebook dan berbagai jenis situs pertemanan.
d) Kurangnya sosialisasi secara langsung dengan oranglain, mereka cenderung diam terus di depan komputer, laptop atau ponsel jika ingin mengobrol dengan orang lain yang jauh.
e) Cyber-relational addiction adalah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs).

Untuk mengatasi dampak-dampak negatif tersebut, pihak sekolah melakukan beberapa hal seperti:
1) Memasang software sederhana yang dapat mengetahui apa yang sedang di buka siswa di komputernya.
2) Kadang kala beberapa guru merazia warnet di sekitar sekolah untuk mengetahui apa yang para pelajar lakukan disana.
3) Di sekolah juga sudah di sediakan ekstrakulikuler Dunia Remaja Ku Seru! (DaKu) yang bertujuan untuk membina dan membimbing para pelajar untuk dapat mengatasi hal-hal negatif seperti yang di sebutkan, serta untuk dapat berpikir positif.
4) Memasang kamera cctv di setiap kelas untuk mengontrol siswa apabila membuka situs-situs porno atau membuka ponsel.

BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan, di peroleh kesimpulan sebagai berikut:
1) Internet adalah jaringan global yang dapat menghubungkan komputer satu dengan yang lain dari seluruh dunia.
2) Pada umumnya para pelajar masih menggunakan internet sebagai sistem komunikasi, seperti surfing/browsing, download, chatting, e-mail, gaming dan lain-lain.
3) Internet dapat membantu siswa untuk mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan.
4) Agar siswa tidak terhubung pada situs-situs porno, pihak sekolah mengupayakan berbagai cara seperti razia ke warnet, memasang kamera cctv dan softwarepengawas, serta memberikan ekstrakulikuler DaKu yang dapat membimbing siswa untuk berpikir ke arah positif.

B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian di atas, peneliti menyarankan:
a) Sebaiknya pihak sekolah membuat peraturan untuk siswa supaya tidak membuka situs pornografi di luar maupun di dalam sekolah,
b) Pihak sekolah juga sebisa mungkin rutin mengecek software yang dapat melihat aktifitas siswanya agar proses belajar tidak terganggu bahkan sebisa mungkin membuat software lain yang bisa memfilter atau memblokir situs pornografi,
c) Pihak sekolah sebaiknya mengembangkan kegiatan DaKu sebagai mata pelajaran umum untuk siswa bukan ekstrakulikuler saja,
d) Para peneliti dapat memanfaatkan penelitian ini sebagai kajian awal untuk melakukan penelitian lebih lanjut,
e) Para siswa dapat memanfaatkan penelitian ini sebagai bahan intropeksi diri, dan
f) Hendaknya siswa menggunakan internet sebagai sumber pembelajaran dengan memperhatikan etika.



Daftar Pustaka
 http://roufnet.wordpress.com/2008/06/12/dampak-internet-terhadap-prestasi-belajar/
http://mendadaksantri.blogdetik.com/2009/12/17/internet-untuk-pendidikan-dan-pengaruhnya-di-pondok/
http://octahyuuga.wordpress.com/2009/03/02/dampak-negatif-dan-positif-dari-internet/
http://laembateileik.blogspot.com/2009/01/dampak-internet-bagi-perkembangan-anak.html
(http://anggipinonwords.blog.friendster.com/) _____. 2009. Dampak Positif dan Negatif Internet Bagi Pelajar. Indonesia. (http://sinau123.blogspot.com/) _____. 2009. Internet Untuk Pendidikan dan Pengaruhnya di Pondok. (http://mendadaksantri.blogdetik.com/) _____. 2010. Dampak Internet dan Opportunity. Jakarta. (http://blog.ub.ac.id/toffucooloutsider/) _____. 2008. Dampak Internet Terhadap Prestasi Belajar. (http://roufnet.wordpress.com/2008/06/12/dampak-internet-terhadap-prestasi-belajar/) _____. 2010. Pengaruh Internet Dalam Kehidupan Sehari-hari. (http://fivers.ngeblogs.com/2010/01/03/pengaruh-internet-dalam-kehidupan-sehari-hari/) _____. Internet Sumber Masalah. (http://www.beritanet.com/Technology/Berita-IT/Internet-Sumber-Masalah) _____. Dampak Virtual Worlds Bagi Pertumbuhan Anak. (http://www.beritanet.com/Education/Dampak-Virtual-Worlds-Bagi-Pertumbuhan-Anak/) _____. Dampak Negatif Internet. http://www.enformasi.com/2009/01/dampak-negatif-internet.html

Senin, 29 September 2014

Grafik Komputer dan Pengolahan Citra

Assalammuallaikum Wr.Wb 
Kali ini saya akan membahas tentang Grafik Komputer dan Pengolahan Citra dalam kehidupan sehari-hari.

Grafik Komputer : Sebuah gambar yang dibuat dengan cara tertentu. Bentuk sederhana dari grafik komputer ialah gambar 2D yang berkembang sekarang menjadi 3D. Grafik komputer berperan dalam visualisai dan virtual reality dan bagian dari grafik komputer meliputi.
    1.  Geometri : Mempelajari cara menggambar permukaan bidang 
    2.  Animasi :  Mempelajari cara  menggambar dan memanipulasi gerakan
    3.  Rendering : Mempelajari tentang algoritma untuk menampilkan efek cahaya
    4.  Citra (Imaging) : Mempelajari cara pengambilan dan penyuntingan gambar 
- Ilmu Grafik Komputer dalam kehidupan sehari-hari.

  • Computer Aided Design (CAD) : Alat bantu berbasis komputer yang digunakan dalam proses analisis dan desain. Khususnya untuk sistem arsitektural dan engineering. CAD banyak digunakan dalam mendesain bangunan, mobil, pesawat, komputer, alat-alat elektronik, dan peralatan rumah tangga, dan untuk berbagai keperluan lainnya. Contoh aplikasinya: AutoCAD.
  • Computer Aided Software Engineering (CASE) : Sama dengan CAD namun digunakan dalam software engineering. CASE digunakan dalam memodelkan user requirement, pemodelan basis data, workflow dalam proses bisnis, struktur program, dan sebagainya. Contoh aplikasi: Rational Rose
  • Virtual Reality (VR) : Lingkungan virtual yang seakan akan begitu nyata mendekati aslinya di mana user dapat berinteraksi dengan objek-objek dalam suasana atau lingkungan tiga dimensi. Contoh aplikasi VR ialah parachute trainer yang digunakan oleh U.S Nay untuk latihan terjun payung. Dengan mengunakan aplikasi ini banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh seperti mengurangi risiko cedera selama latihan, mengurangi biaya, serta melatih tentara sebelum melakukan terjun payung yang sesungguhnya.
  • Video game : Siapa yang tidak kenal dengan video game salah satu industry hiburan yang sudah eksis selama puluhan tahun ini juga memanfaatkan ilmu grafik komputer di dalamnya. Ideo game adalah permainan yang melibatkan interaksi dengan user interface untuk menghasilkan umpan balik berupa visualisasi pada perangkat video. 
  • Computer Art : Penggunaan komputer grafis untuk menghasilkan karya-karya seni. Hasil karya dapat berupa kartun, potret, foto, layout media cetak, logo, lukisan abstrak, desain interior dan eksterior dan sebagainya. Contoh program aplikasinya: Adobe Photoshop, Corel Painter, GIMP.




Pengolahan Citra : Proses memperbaiki sebuah gambar / citra agar mudah diintrepetasi oleh manusia dan komputer. Lebih luasnya pengolahan citra ialah ilmu yang berkaitan dengan reknik-teknik utk modifikasi dna intepretasi citra, meningkatkan kualitas citra, analisis citra dan mengenali pola-pola visual yang ada. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas saya akan menjelaskan operasi dalam pengolahan citra, yang dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  1. Pemugaran citra (Image restoration) : Operasi ini bertujuan untuk menghilankan/meminimumkan cacat pada citra, yang termasuk dari operasi ini ialah penghilangan derau (noise) dan kesamaran (deblurring)
  2. Segmentasi Citra (Image Segmentation) : Operasi ini bertujuan untuk mempartisi suatu citra ke dalam beberapa segmen dengan kriteria tertentu. Jenis operasi ini ada kaitannya dengan pengenalan pola.
  3. Sementasi Citra : Operasi ini bertujuan untuk mempartisi suatu citra ke dalam beberapa segmen dengan kriteria tertentu. Jenis operasi ini ada kaitannya dengan pengenalan pola.
- Pengolahan Citra dalam kehidupan sehari-hari.

Bidang Militer 
o   Mengenali sasaran peluru kendali melaui sensor virtual.
o   Mengidentifikasi pesawat musuh melauli radar. 
o   Teropong malam hari (night vision).
·         Bidang Medis/Kedokteran
o   Mendeteksi retak atau patah tulang menggunakan CT Scan. 
o   Rekonstruksi foto janin. 
o   Mendeteksi kanker otak. 
 Bidang Biologi 
o   Pengenalan jenis kromosom melalui gambar mikroskopis.
Bidang Pendidikan 
o   Pengolahan pendaftaran mahasiswa mengunakan scanner.
Bidang Geografi dan Geologi 
o   Pemetaan batas wilayah melalui foto udara / Landsat.
o   Mengenali jenis dan bentuk lapisan batuan bawah permukaan bumi melalui rekonstruksi hasil seismic
Bidang Kepolisian/hokum 
o   Penggunaan pola sidik jari (finger print).
o   Rekonstruksi wajah pelaku kejahatan. 
o   Pengenalan pola hasil uji balistik.
Bidang Perdagangan 
o   Pembacaan barcode pada barang di swalayan.
o   Scan otomatis pada suatu formulir.
Bidang Hiburan 
o   Kompresi video
Komunikasi Data 
o   Kompresi citra yang ditransmisikan melalui internet. 


http://id.wikipedia.org/wiki/Pengolahan_citra
http://id.wikipedia.org/wiki/Grafik_komputer
http://linuxian8.blogspot.com/2013/09/pengolahan-citra-grafik-komputer.html

 



Kamis, 04 Juli 2013

Manusia Dan Harapan

Apa itu harapan?

Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Misalnya, Budi yang hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang bcrlebihan tentu menjadi buah tertawaan orang banyak, atau orang itu seperti peribahasa “Si pungguk merindukan bulan” Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan, misalnya Rafiq mengharapkan nilai A dalam ujian yang akan datang, tetapi tidak ada usaha, tidak pemah hadir kuliah. Ia menghadapi ujian dengan santai. Bagaimana Rafiq memperoleh nilai A, lulus pun mungkin tidak. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan. Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi, Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.

Harapan saya..

Harapan saya suatu saat saya bisa menbalas budi orang tua saya, apalagi ibu yang dengan susah payah melahirkan saya kebumi tercinta ini dengan selamat dan penuh perjuangan lalu mengurus saya dari bayi sampai sekarang, mungkin untuk membalas budi jasa kedua orang tua saya tidak akan bisa, tetapi jika saya kelak menjadi orang yang sukses bisa membahagiakan orang tua sayadan membuat bangga mereka bahwa perjuangan mereka tidak sia-sia

Minggu, 12 Mei 2013

Manusia dan Tanggung Jawab

Tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab adalah kewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawaban dan menanggung akibatnya. Tanggungjawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggungjawab juga juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Seseorang mau bertanggungjawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbulnya tanggungjawab itu karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Tanggungjawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggungjawab. Apabila ia tidak mau bertanggungjawab, maka akan ada pihal lain yang memaksa tanggungjawab itu. Dengan demikian tanggungjawab itu dapat dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain. Dari sisi pembuat ia harus menyadari akibat perbuatannya itu, dengan demikian ia sendiri pula yang harus memulihkan ke dalam keadaan baik. Daari sisi pihak lain, apabila si pembuat tidak mau bertanggungjawab, pihak lain yang akan memulihkan baik dengan cara individual maupun dengan cara masyarakat. Apabila dikaji, tanggungjawab itu adalah kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi sebagai akibat dari pebuatan pihak yang berbuat, atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian pada pihak lain. Kewajiban atau beban itu ditujukan untuk kebaikan pihak yang berbuat sendiri atau pihak lain dengan keseimbangan, keserasian keselarasan antara sesama manusia, antara manusia dan lingkungan, antara manusia dan Tuhan selalu dipelihara dengan baik. Tanggungjawab itu cirri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggungjawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaan bertanggungjawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan, dan takwa terhadap Tuhan. Macam-macam Tanggungjawab : Tanggungjawab terhadap diri sendiri Tanggungjawab terhadap Keluarga Tanggungjawab terhadap masyarakat Tanggungjawab terhadap bangsa / negara Tanggungjawab terhadap Tuhan Pengabdian dan Pengorbanan Wujud tanggungjawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pegorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri. Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta kasih sayang, norma, atau satu ikatan dari semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggungjaab. Apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencapai kebutuhan, hal itu berarti mengabdi keapada keluarga. Manusia tidak ada dengan sendirinya, tetapi merupakan mahluk ciptaan Tuhan. Sebagai ciptaan Tuhan manusia wajib mengabdi kepada Tuhan. Pengabdian berarti penyerahan diri sepenuhnya kepada uhan, dan merupakan perwujudan tanggungjawab kepad Tuhan. Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarati pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung keikhalasan yangtidak menganadung pamrih. Suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata. Perbedaan antara pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Antara sesame kawan sulit dikatakan pengabdian karena kata pengabdian mengandung arti lebih rendah tingkatannya, tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepaa sesame teman.. Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran dan perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan sja diperlukan. Pengabdian lebih banyak menunjuk pada perbuatan sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjuk pada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian. Sumber: Seri Diktat Kuliah MKDU: Ilmu Budaya Dasar karya Widyo Nugroho dan Achmad Muchji, Universitas Gunadarma

Manusia dan Kegelisahan

A.Pengertian Kegelisahan berasal dari kata gelisah , yang berarti tidak tentram hatinya , selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Tidak lain dari semua itu adalah reaksi natural psikologis dan phisiologis akibat ketegangan saraf dan kondisi-kondisi kritis atau tidak menyenangkan. Pada masing-masing orang terdapat reaksi yang berbeda dengan yang lain, tergantung faktor-faktornya, dan itu wajar. Adapun bahwa manusia selalu merasa gelisah hingga membuatnya mengeluarkan keringat dingin, jantungnya berdetak sangat kencang, tekanan darahnya naik pada kondisi. Serta dapat juga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kwatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahanhanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Kegelisahan merupakansalah satu ekspresi kecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. Masalh kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai. B.Macam-macam kegelisahan : 1)Kegelisahan negatif Kegelisahan yang berlebih-lebihan/yang melewati batas, yaitu kegelisahan yang berhenti pada titik merasakan kelemahan, di mana orang yang mengalaminya sama sekali tidak bisa melakukan perubahan positif atau langkah-langkah konkret untuk berubah atau mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu kegelisahan dalam ‘menanti-nanti’ sesuatu yang tidak jelas atau tidak ada. 2)Kegelisahan positif Kegelisahan dalam arti yang baik digunakan sebagai kesadaran yang dapat menjadi spirit dalam memecahkan banyak permasalahan, sebagai tanda peringatan, kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap bahaya-bahaya atau hal-hal yang datang secara tak terduga. Ia juga merupakan kekuatan dalam menghadapi kondisi-kondisi baru dan dapat membantu dalam beradaptasi. Singkatnya, ia merupakan faktor penting yang dibutuhkan manusia. Sedangkan “kegelisahan negatif” jelas sangat membahayakan, seperti gula pada darah; ketika ketinggian kadarnya membahayakan kesehatan manusia. Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekhawatiran, ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai. C.Macam-Macam Kecemasan: Menurut Sigmund Freud, kecemasan dibagi menjadi tiga macam, yakni : a) Kecemasan obyektif/kenyataan Kecemasan obyektif adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan sesorang yang mengancam untuk mencelakakannya. Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan, dalam arti kata bahwa seseorang mewarisi kecenderungan untuk menjadi takut kalau ia berada di dekat dengan benda- benda tertentu atau keadaan tertentu dari lingkungannya. Misalnya, ketakuatn terhadap kegelapan mungkin merupakan pembawaan dari generasi sebelumnya. Rasa ketakutan atau kecemasan ini lebih mudah diperoleh selama masih bayi atau kanak- kanak, karena organisme yang masih muda lemah dalam menghadapi bahaya- bahaya dari luar dan sering kali dikuasai oleh ketakutan egonya belum berkembang sampai titik, dimana organisme dapat menguasai rangsangan- rangsangan yang jumlahnya berlebihan. Itulah sebabnya kita perlu melindungi anak yang masih kecil terhadap pengalaman- pengalaman traumatic (pengalaman kecemasan). b) Kecemasan neurotis (saraf) ditimbulkan oleh suatu pengamatan tentang bahaya dari naluriah. Kecemasan neurotis selalu berdasarkan kecemasan tentang kenyataan, dalam arti kata bahwa seseorang harus menghubungkan suatu tuntutan naluriah dengan bahaya dari luar sebelum ia belajar merasa takut terhadap naluri- nalurinya. Kecemasan neurotis dapat dibedakan dalam tiga bentuk: 1. Bentuk kecemasan yang berkisar dengan bebas dan menyesuaikan dirinya dengan segera pada keadaan lingkungan yang kira- kira cocok. Kecemasan semacam ini menjadi sifat dari seseorang yang gelisah, yang selalu mengira bahwa sesuatu yang hebat akan terjadi. 2. Bentuk ketakutan yang tegang dan irasional (phobia). Sifat khusus dari pobia adalah bahwa, intensitif ketakutan melebihi proporsi yang sebenarnya dari objek yang ditakutkannya. Misalnya, seorang gadis takut memegang benda yang terbuat dari karet. Ia tidak mengetahui sebab ketakutan tersebut, setelah di analisis; ketika masih kecil dulu ia sering diberi balon oleh ayahnya, satu untuk dia dan satu untuk adiknya, sehingga ia mendapatkan hukuman yang keras dari ayahnya. Hukuman yang didapatnya dan perasaan bersalah menjadi terhubung dengan balon karet. 3. Reaksi gugup atau setengah gugup, reaksi ini munculnya secara tiba-tiba tanpa adanya provokasi yang tegas. Reaksi gugup ini adalah perbuatan meredakan diri yang bertujuan untuk membebaskan seseorang dari kecemasan neurotis yang sangat menyakitkan dengan jalan melakukan sesuatu yang dikehendaki oleh dia. Meskipun ego dan super ego melarangnya. c) Kecemasan moril Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang . Tiap pribadi memiliki bermacam macam emosi antar lain: iri, benci, dendam, dengki, marah, gelisah, dan lain lain. Sifat sifat seperti itu adalah sifat sifat yang tidak terpuji , bahkan mengakibatkan manusia akan merasa khawatir, takut, cemas, gelisah dan putus asa . Misalnya sesorang yang mersa dirinya kurang ganteng, maka dalam pergaulan ia terbatas kalau ia tidak tersisihkan, sementara itu ia pun tidak berprestasi dalam berbagai kegiatan, sehingga kawan kawannya lebih dinilai sebgai lawan. Ketidakmampuannya menyamai kawan kawannya demikian menimbulkan kecemasan moril. Studi kasus; manusia memang tak luput dari kesalahan dan dari kesalahan inilah manusia sering kali gelisah oleh Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. Masalh kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai yang terkadang juga berbuat dan berakibat fatal bagi dirinya. D.Bentuk – bentuk kegelisahan dalam diri manusia dapat menjelma seperti : 1. Keterasingan Terasing, diasingkan atau sedang dalam keterasingan sudah ada sejak puluhan bahkan ribuan tahun lamanya. Dimana terasing pada dasarnya dapat didefinisikan sebagi bentuk kehilangan eksistensi diri yang disebabkan tidak adanya pengakuan tentang keberadaan kita “secara hakikat” atau dengan kata lain merasa tersisihkan dan termarjinalkan oleh diri sendiri dan orang lain dalam pergaulan atau mayarakat. Keterasingan disebabkan oleh dua faktor, yaitu : A. Faktor intern, atau fakor yang berasal dari dalam diri sendiri seperti merasa berbeda dengan orang lain, rendah diri dan bersikap apatis dengan lingkungan. B. Faktor ekstern, yaitu faktor yang berasal dari luar diri. Faktor ini pun biasanya bersumber pada faktor yang pertama. 2. Kesepian Aplikasi dan perwujudan dari terasing adalah kesepian. Jika seseorang sudah merasa diasingkan maka orang tersebut akan mengalami kesepian dalam diri dan lingkungan sehingga merasa kesepian. Jika hal ini terus dibiarkan maka orang tersebut akan kehilangan unsur dan karakter unik dalam dirinya senhingga dia pun sulit untuk mengenali dirinya. 3. Ketidakpastian Berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal usul yang jelas. Itu semua disebabkan oleh pikiran yang tidak dapat berkonsentrasi yang mengacaukan pikirannya. E.Mengapa Kegelisahan sering Dialami Manusia? Umumnya manusia tidak menyukai kegelisahan dan mendambakan kebahagiaan. Tapi justru yang ditakutkan itu sering datang pada kehidupan kita. Dan yang didambakan itu sering menjauh dari kita. Mengapa? Kegelisahan tidak jarang bersahabat dengan umumnya kita. Ada yang gelisah karena faktor-faktor materi, ada juga yang bukan karena hal-hal yang material. Mungkin kegelisahan itu disebabkan antara lain: 1. Kesulitan ekonomi 2. Takut kehilangan harta, jabatan dan popularitas 3. Penyakit yang menahun 4. Kesulitan mendapatkan pasangan hidup yang ideal 5. Takut kehilangan pasangan hidup 6. Khawatir gagal dalam berkarier 7. Dan lainnya OPINI : kegelisahan sebenarnya bisa diatasi tetapi terkadang manusia sulit untuk mengatasinya. kegelisahan dapat di lawan dengan ketenangan, tetapi itu sulit diatasi oleh manusia. dalam keadaan tertekan manusia sering mengalami kegelisahan, egelisahan selalu menyelimuti manusia. salah satu cobaan pada diri manusia adalah kegelisahan. dan bedanya kegelisahan ini dengan cobaan yang lain adalah kita dapat merasakannya walaupun tak ada yang menyakiti kita. kegelisahan dapat terjadi saat diri kita berada dalam situasi ketidakpastian, kesepian, ataupun keterasingan. bahkan kita tidak mengetahui penyebab kita gelisah. dan memang hidup itu penuh misteri. manusia tidak akan pernah terlepas dari hal semacam kegelisahan yang menjadi misteri hidup selama manusia hidup

Minggu, 05 Mei 2013

Manusia dan pandangan hidup

A.    PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup. Sedangkan pandangan hidup itu sendiri bersifat kodrati. karena itu menentukan masa depan setiap manusia. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup itu sendiri. Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu sendiri merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.   Pandangan hidup itu banyak sekali macam dan ragamnya. Dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya ada 3 macam, yaitu : 1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya. 2. Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut. 3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.   B.    CITA-CITA Cita-cita adalah keinginan, harapan dan tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Itu semua merupakan yang harus diperoleh seseorang pada masa mendatang. Apabila cita-cita itu tidak bisa terpenuhi, maka cita-cita itu sendiri di sebut dengan angan-angan. Diantara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa yang akan datang sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Ada 3 faktor yang mempengaruhi untuk mencapai cita-cita tersebut, yaitu : 1. Faktor Manusia, tergantung dari dirinya sendiri apa dia mau mencapai cita-citanya atau tidak. Dan harus dilakukan dengan usaha nya sendiri. 2. Faktor kondisi, sesuai kondisi yang sedang dia rasakan. Apa dia bisa menempati sesuai kondisi yang dia alami atau tidak. 3. Faktor tingginya cita-cita, semakin tinggi cita-cita kita semakin besar pula usaha yang harus kita lakukan tergantung apa cita-cita yang kita inginkan.   C.   KEBAJIKAN Kebajikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma agama dan etika. Manusia berbuat baik karena menurut kodratnya manusia itu baik, makhluk yang bermoral dan beretika. Atas dorongan suara hatinya cenderung manusia untuk berbuat kebaikan. Manusia merupakan makhluk sosial yang artinya : manusia yang hidup bermasyarakat, manusia yang saling membutuhkan satu dengan yang lainnya, manusia saling tolong menolong dan saling menghargai sesama umat manusia. Sebaliknya pula manusia saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan, dan sebagainya. Ada3 hal faktor-faktor yang menentukan tingkah laku setiap manusia, yaitu : 1. Faktor pembawaan (heriditas) yang telah ditentukan pada waktu seseorang masih dalam kandungan. 2. Faktor lingkungan dimana mereka tinggal dan hidup dalam lingkungan yang baik maupun tidak baik. 3. Faktor pengalaman yang khas yang pernah dialami sewaktu dia mulai hidup dan hingga sampai dewasa.   D.   USAHA / PERJUANGAN Usaha atau perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan suatu cita-cita yang di inginkan. Setiap manusia harus bekerja keras demi kelangsungan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha atau perjuangan. Perjuangan untuk hidup itu sudah kodrat manusia, tanpa usaha atau perjuangan manusia tidak dapat hidup sempurna. Bila kita menginginkan sukses kunci nya kita harus berusaha dan berdoa. Berusaha dalam artian belajar dengan tekun, rajin dan giat. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak atau ilmu maupun dengan tenaga atau jasmani. Untuk bekerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan karena kemampuan terbatas itulah menjadi tolak ukur setiap kemakmuran antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya. Kemampuan itu terbatas pada fisik dan keahlian atau keterampilan dari manusia itu sendiri.   E.   KEYAKINAN / KEPERCAYAAN Keyakinan atau kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan allah. Menurut Prof. Dr. Harun Nasution, ada 3 aliran filsafat yaitu : 1. Aliran Naturalisme Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur dan itu dari allah. 2. Aliran Intelektualisme Dasar aliran ini adalah logika atau akal. Manusia mengutamakan akal dan dengan akal manusia berpikir. 3. Aliran Gabungan Dasar aliran ini adalah kekuatan gaib dan juga akal. Kekuatan gaib misalnya kekuatan yang berasal dari allah dan percaya adanya allah sebagai dasar keyakinan.   F.   LANGKAH-LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BAIK Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup yang berbeda walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimanapun bentuk suatu pandangan hidup itu tergantung pada diri kita sendiri. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana untuk mencapai tujuan dan ada juga yang memperlakukannya sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya. Pandangan hidup sebagai sarana untuk mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut : Mengenal : merupakan suatu kodrat manusia yaitu merupakan tahap pertama dari setiap aktivitas hidupnya yang dalam jalan ini mengenal apa itu pandangan hidup. Mengerti : tahap kedua untuk berpandangan hidup yang baik adalah mengerti. mengerti disini dimaksudkan mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri. Menghayati : dengan menghayati pandangan hidup kita memperoleh gambaran yang tepat dan benar mengenai kebenaran pandangan hidup itu sendiri. Meyakini : dengan meyakini berarti secara langsung ada penerimaan yang ikhlas terhadap pandangan hidup itu. Mengabdi : sesuatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya lebih-lebih oleh orang lain. Mengamankan : langkah yang terakhir ini merupakan langkah terberat dan benar-benar membutuhkan iman yang teguh dan kebenaran dalam menanggulangi segala sesuatu demi tegaknya pandangan hidup itu. Sumber: http://siscaellia.wordpress.com/2012/06/16/manusia-dan-pandangan-hidup/