Selasa, 27 Oktober 2015

Definis, Perkembangan dan Tren telematika

1.Definisi Telematika

Kata TELEMATIKA, berasal dari istilah dalam bahasa Perancis “TELEMATIQUE” yang merujuk padabertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication.Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah “konvergensi”. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau “the Net”. Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.

Sumber : https://sofiaribowo.wordpress.com/2015/01/21/perkembangan-telematika-jurnal/

2. Tren Telematika di Indonesia

Pada zaman sekarang ini perkembangan teknologi informasi sudah cukup canggih apalagi dengan banyak diciptakannya media teknologi yang hanya dengan satu alat bisa memiliki banyak fungsi. Seperti handphone. Awalnya teknologi ini hanya untuk media komunikasi, tetapi sekarang handphone sudah banyak menyediakan fasilitas canggih didalamnya.


3. Sejarah Perkembangan Telematika di Indonesia
Pada jaman dahulu yaitu jaman pra sejarah manusia berkomunikasi dengan lingkungannya secara verbal. Dan ada juga dengan menggunakan gambar-gambar atau symbol-simbol yang terdapat pada dinding goa. Simbol-simbol atau gambar tesersebut tentu saja memiliki arti sendiri. Seiiring dengan berkembangnya teknologi maka berkembang juga alat komunikasi yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Jarak geografis kini tidak lagi menjadi penghalang dalam proses komunikasi dan pertukaran informasi. Biaya penyimpanan dan pengantaran informasi secara elektronik kini telah banyak ditemukan. Komputer-komputer digital dan media penyimpanan informasi berskala besar telah memungkinkan terwujudnya basis data dengan kemampuan untuk memproses dan memanipulasi informasi. Semua perkembangan teknologi ini berkaitan dengan perkembangan telematika di Indonesia. Peristiwa proklamasi 1945 membawa perubahan yang bagi masyarakat Indonesia, dan sekaligus menempatkannya pada situasi krisis jati diri. Krisis ini terjadi karena Indonesia sebagai sebuah negara belum memiliki perangkat sosial, hukum, dan tradisi yang mapan. Situasi itu menjadi ‘bahan bakar’ bagi upaya-upaya pembangunan karakter bangsa di tahun 50-an dan 60-an. Di awal 70-an, ketika kepemimpinan soeharto, orientasi pembangunan bangsa digeser ke arah ekonomi, sementara proses – proses yang dirintis sejak tahun 50-an belum mencapai tingkat kematanga.Ragam bentuk telematika yang dijelaskan disini, tidak terlepas dari perkembangannya di masa lalu. Untuk di Indonesia sendiri, perkembangan telematika mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang wktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000. 
 
Sumber : http://riyandari.blogspot.co.id/2011/10/sejarah-perkembangan-telematika-di.html

Contoh Kasus Telematika

Australia Menyadap Handphone Pejabat Indonesia  
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Australia diduga melakukan penyadapan terhadap 10 telepon seluler pejabat Indonesia pada tahun 2009. Dua di antaranya, yaitu Wakil Presiden Boediono dan Dino Pati Djalal (kala itu Juru Bicara Presiden Urusan Luar Negeri), menggunakan ponsel pintar BlackBerry yang dikenal mengutamakan keamanan. Informasi ini terungkap dari dokumen rahasia yang dibocorkan Edward Snowden, mantan karyawan Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat.
     Dalam dokumen tercatat, ponsel yang dipakai Boediono dan Dino Pati Djalal adalah BlackBerry seri Bold 9000. PR Manager BlackBerry Indonesia Yolanda Nainggolan enggan berkomentar soal isu penyadapan ponsel BlackBerry yang digunakan dua pejabat tersebut. “Kami tidak bisa berkomentar banyak karena kami juga belum mengetahui bentuk penyadapannya seperti apa,” terang Yolanda saat ditemui di Jakarta, Selasa (19/11/2013).
    Selama ini keamanan menjadi fokus BlackBerry dalam menyediakan layanan untuk segmen korporasi dan pemerintah. Namun, hal itu tidak menjamin ponsel BlackBerry terbebas dari penyadapan. Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Gatot S Dewa Broto mengatakan, ponsel BlackBerry yang dikenal aman sekalipun bisa disadap. "Pada dasarnya ponsel apa saja bisa disadap, dan caranya terbilang mudah," katanya.
   Selain BlackBerry, ponsel merek lain juga digunakan oleh pejabat Indonesia. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan istrinya, Kristiani Herawati atau lebih dikenal dengan Ani Yudhoyono, tercatat memakai Nokia E90. Pejabat lain yang disadap adalah Jusuf Kalla yang menggunakan Samsung SHG-Z370, Andi Mallarangeng memakai Nokia E71, Widodo Adi Sucipto dengan Nokia E66, serta Hatta Rajasa, Sofyan Djalil, dan Sri Mulyani Indrawati memakai Nokia E90.

Hukuman untuk penyelenggara telekomunikasi yang menyadap

  Aksi penyadapan ponsel dapat dilakukan melalui jaringan yang dimiliki penyelenggara telekomunikasi. Sejauh ini, menurut Gatot, belum terbukti apakah kegiatan penyadapan tersebut dilakukan atas kerja sama dengan penyelenggara telekomunikasi atau operator seluler di Indonesia. “Namun, jika kemudian terbukti, maka penyelenggara telekomunikasi yang bersangkutan dapat dikenai pidana yang diatur dalam UU Telekomunikasi dan UU ITE,” kata Gatot.
     Aksi penyadapan bertentangan dengan Pasal 40 UU No 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, yang melarang setiap orang melakukan kegiatan penyadapan atas informasi yang disalurkan melalui jaringan telekomunikasi.Penyadapan juga dilarang dalam Pasal 31 UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Menurut Gatot, penyadapan dimungkinkan untuk tujuan tertentu, tetapi harus mendapat izin dari aparat penegak hukum.
   Ancaman pidana terhadap kegiatan penyadapan, sebagaimana diatur dalam Pasal 56 UU Telekomunikasi, adalah kurungan penjara maksimal 15 tahun. Sementara dalam Pasal 47 UU ITE, hukuman maksimal atas kegiatan penyadapan adalah penjara 10 tahun atau denda paling banyak Rp 800 juta.
 
sumber : http://tekno.kompas.com/read/2013/11/20/1020499/terkenal.aman.ternyata.blackberry.pejabat.indonesia.bisa.disadap
 
 

Minggu, 24 Mei 2015

ini tugas softskill bhs indonesia 2

Suyanto (2014) menyatakan bahwa Decision Tree Learning adalah salah satu metode belajar yang sangat populer dan banyak digunakan secara praktis. Metode ini merupakan metode yang berusaha menemukan fungsi-fungsi pendekatan diskrit dan tahan terhadap data-data yang terdapat kesalahan (noisy data) serta mampu mempelajari ekspresi-ekspresi disjunctive (ekspresi OR).

Azmi (2013) menyatakan bahwa Decision Tree merupakan representasi sederhana dari teknik klasifikasi yang merupakan proses pembelajaran suatu fungsi tujuan yang memetakan tiap himpunan atribut ke satu dari kelas yang didefenisikan sebelumnya. Pohon keputusan dapat menemukan hubungan tersembunyi antara sejumlah calon variabel input dengan sebuah variabel target.

Decision Tree merupakan sebuah metode dalam memprediksi/menyimpulkan nilai sebuah item/kategori/kelas berdasarkan nilai-nilai item lain yang mempengaruhinya. Secara gampangnya menghasilkan kesimpulan terhadap sebuah item berdasarkan nilai beberapa input item. Dalam prosesnya, Decision Tree menggunakan sebuah decision tree untuk mengambil kesimpulan(Sciencebooth, 2013).

Daftar pustaka :
Suyanto, 2014, Artificial Intelligence Searching,Reasoning,Planning dan Learning, Informatika Bandung, Yogyakarta.

Azmi Zulfian, 2013, Decision Tree Berbasis Algoritma Untuk Pengambilan Keputusan, Jurnal SAINTIKOM Vol. 12, No.3, September 2013

Sciencebooth, 2013 , Metode pengolahan data Decision Tree, Naïve Bayes, dan Decision Table, diakses tanggal : 24 - 05 - 2015

Rabu, 15 April 2015

Tabel dan Grafik


Angka Kematian Ibu di Provinsi Kep.Riau tahun 2009



       Sumber : Validasi data F1-F8 Provinsi Kep.Riau tahun 2009

Angka kematian ibu (Aki), tidak hanya merupakan indikator tingkat kesehatan wanita. Tetapi juga dapat menggambarkan tingkat akses, integritas, dan efektivitas sektor kesehatan. Lalu dapat dilihat dari grafik diatas bahwa tingkat kematian ibu terbanyak terdapat dikota batam. Dan kematian ibu juga terjadi dikota lain yang juga disebabkan oleh perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, infeksi, dll.



    Pekembangan Penduduk Dunia





Pertumbuhan penduduk dunia sangat dipengaruhi oleh perkembangan peradaban manusia. Dengan meningkatnya ilmu pengetahuan dan teknologi sangat berpengaruh terhadap perkembangan manusia. Dan itu dapat dilihat dari pertumbuhan penduduk yg selalu meningkat setiap beberapa tahun. Dengan puncak pekembangan penduduk dunia pada tahun 1975.

 

Senin, 16 Maret 2015

Jaringan Komputer




Sistem atau penghubung lebih dari 2 komputer , jarkom bisa juga bisa untuk berinteraksi , kita juga bisa mencari informasi melalui jaringan komputer , informasi yang didapat melalui jarkom cepat dan up to date.

Tranfer data melalui jaringan lebih cepat , bisa menghemat biaya , jaringan juga membantu mempertahankan informasi penting , jaringan juga dapat membantu usaha online.

 

Minggu, 28 Desember 2014

Pengaruh Perkembangan Teknologi di Kalangan Pelajar

BAB I PENDAHULUAN

 A. Alasan Pemilihan Judul
 Saat ini teknologi sudah semakin maju. Komunikasi antar pulau, Negara bahkan benua, tidaklah sulit lagi dengan tersedianya jaringan global antar komputer yang dapat yang berkomunikasi dari berbagai lokasi di belahan dunia bernama internet. Internet terhubung dengan ribuan katalog perpustakaan sehingga penggunanya dapat meneliti ribuan database yang terbuka untuk umum. Namun kemunculan internet tersebut, tentu saja berdampak di kalangan masyarakat terutama remaja yang dalam proses belajar menerima arus globalisasi. Apalagi dengan tersedianya fasilitas-fasilitas akses internet di berbagai macam tempat yang di namai warung internet.

 B. Rumusan Masalah
 Rumusan masalah yang di angkat dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pengaruh internet bagi pada pelajar ?

C. Tujuan Penelitian 
1) Mengetahui pengaruh internet pada pelajar.
2) Menambah referensi pustaka sekolah.
3) Memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.

D. Pembatasan Masalah 
Dengan banyaknya kehadiran internet di lingkungan sekitar sekolah, tentu saja memberikan pengaruh positif dan negatif. Bila keseluruhan tersebut di bahas, akan menjadi kajian luas dan kompleks. Oleh sebab itu, penulis membatasi masalah dengan hanya meneliti “Pengaruh Internet Pada Pelajar”.

E. Metodologi
 Dalam pembuatan “Pengaruh Internet Pada Pelajar”. Penulis melakukan sedikit pendekatan dengan metode kepustakaan yaitu, metode dengan mengambil data dari bahan pustaka yang relevan dengan bahan penelitian. Selain itu metode yang di gunakan adalah metode observasi yaitu, metode dengan pengumpulan data dengan menggunakan indra.

BAB II LANDASAN TEORI

 A. Sejarah Internet Internet 
adalah jaringan global yang menghubungkan komputer-komputer di seluruh dunia untuk mengakses segala bentuk informasi yang tersedia di dalam katalog databasenya.

Internet di bentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika pada tahun 1969 melalui riset tentang bagaimana cara menghubungkan sejumlah komputer untuk membentuk jaringan organik yang di beri nama ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) yang bertujuan untuk keperluan militer. Kemudian pada tahun-tahun berikutnya jaringan ARPANET di kembangkan oleh berbagai ilmuwan di berapa negara belahan dunia. Untuk mempermudah akses penjelajahannya pada tahun 1990, Sir John Timothy “Tim” Berners Lee menemukan program editor dan browser yang dapat menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya yang membentuk sebuah jaringan bernama Worl Wide Web(WWW).

Internet di Indonesia baru masuk pada tahun 1990-an, saat itu jaringan internet di Indonesia lebih di kenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya.

Di tahun 1986-1987 awal perkembangan jaringan internet di kenal sebagai jaringan paket radio di Indonesia. Jaringan paket radio ini di gunakan secara individual oleh masyarakat tertentu terutama di golongan kelas atas. Di tahun yang sama pula muncul jaringan paket radio bernama w:ITB yang di kembangkan dengan memperoleh koneksi dari TelkomNet. Pada akhirnya masuklah jaringan internet dalam jaringan pendidikan di Indonesia. Pada tahun 2006, ada lebih dari 4000 sekolah di Indonesia yang tersambung ke internet. Dan hingga kini internet terus berkembang pesat secepat jaringan internet itu sendiri.

BAB III PEMBAHASAN 

A. Manfaat Internet Bagi Pelajar 
 1. Dampak Positif
Internet dapat merupakan sebuah layanan yang memudahkan kita menambah wawasan, berkomunikasi dan juga memudahkan kita untuk mencari suatu bahan yang mungkin sulit di cari secara nyata. Melalui akses internet ini, kita dapat menambah wawasan, berkomunikasi jarak jauh dan juga mencari informasi yang sangat kita butuhkan. Dengan kehadiran internet, maka memiliki dampak positif, terutama di kalangan pelajar :
a) Proses pembelajaran dalam sekolah menjadi menarik karena tidak monoton lagi melainkan lebih bervariasi.
b) Mendorong minat para pelajar untuk lebih aktif, kreatif, produktif, terampil dan mandiri terutama dalam mengembangkan bakat, seperti minat membaca dan menulis hal-hal positif dalam blog, catatan dan website.
c) Mempermudah mencari sumber pembelajaran yang lebih up to date (aktual).
d) Sebagai perpustakaan elektronik.
e) Sarana pendidikan mata pelajaran TIK.
f) Membantu para pelajar untuk mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan yang menunjang dalam proses pembelajaran di sekolah.
g) Bisa berkomunikasi dengan teman dari sekolah lain bahkan sharing tentang pendidikan di luar kota.

2. Dampak Negatif
Selain dampak positif, terdapat pula dampak negatif seperti cyber crime di dunia internet yang di alami pelajar antara lain:
a) Siswa jika kurang kontrol dari guru, biasanya membuka situs-situs pornografi.
b) Siswa cenderung menghabiskan waktu dan uang hanya untuk game online, chatting, download, surfing/browsing di waktu luang dan umumnya mereka mengalami kecanduan membuat malas belajar, mengerjakan tugas dan sebagainya.
c) Proses belajar terganggu karna siswa diam-diam menggunakan akses hotspotatau internet via ponsel hanya untuk twitter, plurk, facebook dan berbagai jenis situs pertemanan.
d) Kurangnya sosialisasi secara langsung dengan oranglain, mereka cenderung diam terus di depan komputer, laptop atau ponsel jika ingin mengobrol dengan orang lain yang jauh.
e) Cyber-relational addiction adalah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs).

Untuk mengatasi dampak-dampak negatif tersebut, pihak sekolah melakukan beberapa hal seperti:
1) Memasang software sederhana yang dapat mengetahui apa yang sedang di buka siswa di komputernya.
2) Kadang kala beberapa guru merazia warnet di sekitar sekolah untuk mengetahui apa yang para pelajar lakukan disana.
3) Di sekolah juga sudah di sediakan ekstrakulikuler Dunia Remaja Ku Seru! (DaKu) yang bertujuan untuk membina dan membimbing para pelajar untuk dapat mengatasi hal-hal negatif seperti yang di sebutkan, serta untuk dapat berpikir positif.
4) Memasang kamera cctv di setiap kelas untuk mengontrol siswa apabila membuka situs-situs porno atau membuka ponsel.

BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan, di peroleh kesimpulan sebagai berikut:
1) Internet adalah jaringan global yang dapat menghubungkan komputer satu dengan yang lain dari seluruh dunia.
2) Pada umumnya para pelajar masih menggunakan internet sebagai sistem komunikasi, seperti surfing/browsing, download, chatting, e-mail, gaming dan lain-lain.
3) Internet dapat membantu siswa untuk mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan.
4) Agar siswa tidak terhubung pada situs-situs porno, pihak sekolah mengupayakan berbagai cara seperti razia ke warnet, memasang kamera cctv dan softwarepengawas, serta memberikan ekstrakulikuler DaKu yang dapat membimbing siswa untuk berpikir ke arah positif.

B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian di atas, peneliti menyarankan:
a) Sebaiknya pihak sekolah membuat peraturan untuk siswa supaya tidak membuka situs pornografi di luar maupun di dalam sekolah,
b) Pihak sekolah juga sebisa mungkin rutin mengecek software yang dapat melihat aktifitas siswanya agar proses belajar tidak terganggu bahkan sebisa mungkin membuat software lain yang bisa memfilter atau memblokir situs pornografi,
c) Pihak sekolah sebaiknya mengembangkan kegiatan DaKu sebagai mata pelajaran umum untuk siswa bukan ekstrakulikuler saja,
d) Para peneliti dapat memanfaatkan penelitian ini sebagai kajian awal untuk melakukan penelitian lebih lanjut,
e) Para siswa dapat memanfaatkan penelitian ini sebagai bahan intropeksi diri, dan
f) Hendaknya siswa menggunakan internet sebagai sumber pembelajaran dengan memperhatikan etika.



Daftar Pustaka
 http://roufnet.wordpress.com/2008/06/12/dampak-internet-terhadap-prestasi-belajar/
http://mendadaksantri.blogdetik.com/2009/12/17/internet-untuk-pendidikan-dan-pengaruhnya-di-pondok/
http://octahyuuga.wordpress.com/2009/03/02/dampak-negatif-dan-positif-dari-internet/
http://laembateileik.blogspot.com/2009/01/dampak-internet-bagi-perkembangan-anak.html
(http://anggipinonwords.blog.friendster.com/) _____. 2009. Dampak Positif dan Negatif Internet Bagi Pelajar. Indonesia. (http://sinau123.blogspot.com/) _____. 2009. Internet Untuk Pendidikan dan Pengaruhnya di Pondok. (http://mendadaksantri.blogdetik.com/) _____. 2010. Dampak Internet dan Opportunity. Jakarta. (http://blog.ub.ac.id/toffucooloutsider/) _____. 2008. Dampak Internet Terhadap Prestasi Belajar. (http://roufnet.wordpress.com/2008/06/12/dampak-internet-terhadap-prestasi-belajar/) _____. 2010. Pengaruh Internet Dalam Kehidupan Sehari-hari. (http://fivers.ngeblogs.com/2010/01/03/pengaruh-internet-dalam-kehidupan-sehari-hari/) _____. Internet Sumber Masalah. (http://www.beritanet.com/Technology/Berita-IT/Internet-Sumber-Masalah) _____. Dampak Virtual Worlds Bagi Pertumbuhan Anak. (http://www.beritanet.com/Education/Dampak-Virtual-Worlds-Bagi-Pertumbuhan-Anak/) _____. Dampak Negatif Internet. http://www.enformasi.com/2009/01/dampak-negatif-internet.html